Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Disdikbud Provlampunggubernur lampungpemerintahpendidikanprovinsi lampungtanggamus

Ratna Uli Mengusung Tema “No Titip–No Jastip” Kelulusan SPMB SMAN 1 Kota Agung 100% Murni Hasil Seleksi

5
×

Ratna Uli Mengusung Tema “No Titip–No Jastip” Kelulusan SPMB SMAN 1 Kota Agung 100% Murni Hasil Seleksi

Sebarkan artikel ini

Suaraexpose.com, Tanggamus – Kepala SMA Negeri 1 Kotaagung, Ratna Uli, S.Pd., M.Pd., menegaskan komitmennya dalam menyelenggarakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 secara gratis, transparan, objektif, akuntabel, dan berintegritas.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan semangat “No Titip–No Jastip”, sehingga seluruh proses penerimaan peserta didik berlangsung tanpa praktik titip-menitip maupun jasa perantara.

Menurut Ratna Uli, seluruh tahapan SPMB di SMAN 1 Kotaagung dilaksanakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi berdasarkan kemampuan, prestasi, serta persyaratan yang berlaku.

“SPMB di SMAN 1 Kotaagung tidak dipungut biaya dan tidak memberikan ruang sedikit pun bagi praktik titipan, percaloan, maupun jasa perantara. Kami mengusung semangat No Titip–No Jastip sebagai bentuk komitmen menjaga integritas pelaksanaan SPMB.

Kelulusan peserta didik 100 persen murni ditentukan oleh hasil seleksi sesuai mekanisme yang telah ditetapkan,” tegas Ratna Uli.

Ia menjelaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap tahapan, mulai dari pendaftaran, verifikasi berkas, pelaksanaan Tes Potensi Akademik (TPA), hingga pengumuman hasil seleksi, dilaksanakan secara terbuka agar masyarakat dapat memantau jalannya proses penerimaan peserta didik baru.

Ratna Uli juga mengimbau para orang tua dan calon peserta didik agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang mengaku dapat membantu meloloskan peserta dengan imbalan uang maupun bentuk keuntungan lainnya.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak tergiur dengan janji-janji oknum yang mengatasnamakan sekolah atau menawarkan jasa kelulusan.

Apabila menemukan indikasi praktik percaloan, pungutan liar, ataupun gratifikasi, kami berharap masyarakat segera melaporkannya kepada pihak sekolah maupun instansi yang berwenang agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ratna Uli menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan SPMB yang bersih membutuhkan dukungan seluruh pihak, mulai dari sekolah, orang tua, calon peserta didik, hingga masyarakat.

Dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran dan integritas, proses penerimaan murid baru diharapkan mampu melahirkan peserta didik yang berkualitas sejak awal.

SMAN 1 Kotaagung berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan yang profesional dan berintegritas serta memastikan seluruh tahapan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung secara tertib, adil, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui semangat “No Titip–No Jastip”, SMAN 1 Kotaagung berharap seluruh calon peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan berkualitas berdasarkan kemampuan dan prestasi, bukan karena kedekatan, titipan, ataupun campur tangan pihak tertentu “Tutup Uli dengan ekspresi tegas dan senyum manisnya.(Red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *