LAMPUNG SELATAN – SMKN 1 Kalianda melaksanakan apel tematik dengan mengangkat tema “Cerdas dan Aman di Ruang Digital: Stop Kekerasan Berbasis Gender Online”.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan literasi digital sekaligus membangun kesadaran peserta didik mengenai pentingnya etika dan keamanan dalam menggunakan teknologi.
Apel tematik yang dilaksanakan di Lapangan Upacara SMKN 1 Kalianda pada 22 September 2026 tersebut menekankan pentingnya penggunaan ruang digital secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.
Di tengah perkembangan teknologi dan semakin luasnya penggunaan media digital oleh pelajar, kemampuan menggunakan teknologi tidak hanya dituntut dari sisi teknis. Peserta didik juga diharapkan memiliki karakter, etika, serta kesadaran untuk menjaga keamanan diri maupun orang lain di ruang digital.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak untuk memperhatikan sejumlah hal penting, antara lain menjaga jejak digital dan privasi, melakukan verifikasi sebelum membagikan informasi, serta menghindari perilaku body shaming, hate speech, maupun penyebaran konten pribadi tanpa izin.
Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman agar berani melaporkan apabila menjadi korban ataupun menyaksikan tindakan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO).
“Ruang digital harus aman untuk semua. Jadilah pelajar yang cerdas digital, berkarakter, dan saling menghormati,” menjadi pesan yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.
Pihak sekolah juga mengingatkan peserta didik agar tidak memilih diam ketika menghadapi tindakan yang mengarah pada KBGO. Siswa yang mengalami maupun mengetahui kejadian tersebut dapat menyampaikannya kepada guru BK atau wali kelas untuk mendapatkan penanganan sesuai mekanisme yang berlaku di lingkungan sekolah.
Melalui apel tematik tersebut, SMKN 1 Kalianda mendorong terciptanya budaya digital yang sehat di kalangan pelajar.
Literasi digital diharapkan tidak berhenti pada kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga diwujudkan melalui sikap bertanggung jawab, menghormati privasi, menjaga komunikasi, serta menciptakan ruang digital yang aman dan bebas dari kekerasan.(Red)


















