Bandar Lampung — Suaraexpose.com, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional melalui penerimaan mahasiswa Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) dalam program Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Tahun Akademik 2025–2026.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan apresiasi dan sambutan hangat atas pelaksanaan KKDN yang menjadikan Provinsi Lampung sebagai salah satu daerah tujuan pembelajaran strategis nasional.
Menurutnya, Lampung bukan hanya memiliki posisi geografis yang vital sebagai gerbang Pulau Sumatera, tetapi juga memegang peranan penting dalam konektivitas logistik nasional, pertahanan wilayah, hingga stabilitas keamanan nasional.
“Provinsi Lampung memiliki nilai strategis yang sangat penting. Selain menjadi penghubung utama Pulau Jawa dan Sumatera, Lampung juga berkembang sebagai kawasan penyangga ketahanan pangan, jalur distribusi nasional, hingga wilayah dengan potensi pertahanan yang besar,” ujar Marindo.
Ia menambahkan, kehadiran mahasiswa Fakultas Strategi Pertahanan Unhan RI di Lampung diharapkan mampu menghadirkan perspektif akademik dan rekomendasi kebijakan yang konstruktif terhadap tantangan pertahanan negara yang kini semakin kompleks dan multidimensi.
Dalam konteks global saat ini, ancaman terhadap suatu negara tidak lagi terbatas pada aspek militer konvensional. Ancaman siber, disinformasi, ketahanan energi, keamanan pangan, hingga dinamika sosial ekonomi menjadi bagian dari tantangan pertahanan modern yang membutuhkan pendekatan lintas sektor.
Karena itu, kegiatan KKDN dinilai menjadi sarana penting untuk mempertemukan dunia akademik dengan realitas lapangan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan strategis nasional.
“Mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kelas, tetapi melihat langsung bagaimana dinamika sosial, ekonomi, geografis, dan keamanan di daerah berkontribusi terhadap ketahanan nasional,” lanjutnya.
Provinsi Lampung selama ini dikenal sebagai wilayah yang memiliki posisi sangat strategis dalam arus mobilitas nasional. Infrastruktur pelabuhan, jalur transportasi lintas Sumatera, kawasan pertanian, hingga pengembangan sektor industri dan energi menjadikan Lampung sebagai salah satu daerah penopang penting pembangunan nasional.
Kondisi tersebut sekaligus menjadikan Lampung relevan sebagai ruang pembelajaran bagi mahasiswa strategi pertahanan dalam memahami bagaimana pembangunan daerah berkaitan erat dengan sistem pertahanan negara.
Pemerintah Provinsi Lampung juga menilai bahwa pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga stabilitas wilayah. Ketahanan daerah yang kuat diyakini menjadi fondasi utama dalam memperkuat ketahanan nasional secara menyeluruh.
Melalui pelaksanaan KKDN ini, Pemprov Lampung berharap lahir berbagai rekomendasi strategis dan inovatif yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam memperkuat kebijakan pertahanan negara dan pembangunan wilayah.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat semangat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta kedaulatan bangsa di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Dengan sinergi tersebut, Provinsi Lampung optimistis dapat terus berkontribusi sebagai daerah strategis yang tidak hanya maju dalam pembangunan, tetapi juga tangguh dalam menjaga ketahanan nasional.(***)

















