Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Beritalampung baratNasionalpemerintahpemerintahanprovinsi lampung

Mukhlis Basri Sambangi dan Makan Bersama Keluarga Mahasiswi Kembar Asal Pesisir Barat yang Lolos Universitas Indonesia

8
×

Mukhlis Basri Sambangi dan Makan Bersama Keluarga Mahasiswi Kembar Asal Pesisir Barat yang Lolos Universitas Indonesia

Sebarkan artikel ini

BEKASI, Suaraexpose.com – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung I, Mukhlis Basri, menyambangi sekaligus makan bersama keluarga Shafira Dwi Satria dan Shabila Eka Satria di kawasan Karang Bahagia, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa (14/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk silaturahmi, apresiasi, dan dukungan moril kepada dua putri asal Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, yang berhasil mengharumkan nama daerah setelah diterima di Universitas Indonesia (UI), salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Dalam kunjungan itu, Mukhlis Basri yang merupakan Anggota Komisi V DPR RI didampingi oleh Bang Oking, tokoh masyarakat Krui Lampung yang berdomisili di Cikarang, serta Kang Kusnadi, Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat yang juga merupakan kerabat dari Sekala Brak, Lampung Barat.

Suasana silaturahmi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Mukhlis Basri berkesempatan berbincang langsung dengan kedua mahasiswi berprestasi tersebut beserta kedua orang tua mereka yang selama ini berjuang keras demi pendidikan anak-anaknya.

Diketahui, Shabila Eka Satria diterima di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI), sementara saudara kembar identiknya, Shafira Dwi Satria, berhasil diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI).

Keduanya merupakan putri pasangan Tambat Satria dan Apriyati, warga asal Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat. Sang ayah berasal dari Pekon Balai Kencana, sedangkan sang ibu berasal dari Pekon Sukajadi.

Demi memenuhi kebutuhan keluarga dan mendukung pendidikan kedua putrinya, Tambat Satria saat ini merantau ke Bekasi dan bekerja sebagai pedagang pakaian keliling yang melayani penjualan secara tunai maupun kredit. Sementara Apriyati berperan sebagai ibu rumah tangga yang senantiasa mendampingi serta memberikan dukungan penuh kepada anak-anaknya.

Saat ini keluarga tersebut tinggal di sebuah rumah kontrakan sederhana di Karang Bahagia, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Lokasi tersebut dipilih agar lebih dekat dengan tempat perkuliahan kedua putrinya sekaligus memudahkan orang tua mencari nafkah.

Mukhlis Basri mengaku terharu mendengar kisah perjuangan keluarga tersebut. Menurutnya, keberhasilan Shafira dan Shabila membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan terbaik.

“Perjuangan keluarga ini sangat luar biasa. Saya datang untuk memberikan semangat agar Shafira dan Shabila tetap fokus belajar, menjaga prestasi, dan kelak kembali mengabdi untuk masyarakat serta membanggakan Lampung,” ujar Mukhlis Basri yang juga merupakan mantan Bupati Lampung Barat dua periode.

Politisi Fraksi PDI Perjuangan tersebut berharap kisah kedua mahasiswi baru Universitas Indonesia itu dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di Lampung agar tidak pernah menyerah dalam mengejar cita-cita.

“Anak-anak Lampung memiliki kemampuan yang sama dengan daerah lain. Yang dibutuhkan adalah semangat, kerja keras, disiplin, dan dukungan dari keluarga. Saya berharap semakin banyak generasi muda dari Pesisir Barat maupun Lampung yang mampu menembus perguruan tinggi terbaik di Indonesia,” katanya.

Mukhlis juga memberikan apresiasi kepada Tambat Satria dan Apriyati yang dinilainya telah menunjukkan keteladanan sebagai orang tua. Di tengah berbagai keterbatasan, keduanya tetap menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama hingga berhasil mengantarkan kedua putrinya diterima di Universitas Indonesia.

Usai berbincang dan berbagi motivasi, Mukhlis Basri bersama Bang Oking dan Kang Kusnadi mengajak keluarga tersebut makan malam di sebuah rumah makan yang tidak jauh dari tempat tinggal mereka. Momen penuh keakraban itu menjadi penyemangat tersendiri bagi Shafira dan Shabila yang dalam waktu dekat akan memulai kehidupan sebagai mahasiswa Universitas Indonesia.

Kisah keluarga Tambat Satria menjadi potret nyata bahwa kerja keras, doa, dan pengorbanan orang tua mampu mengantarkan anak-anak daerah meraih mimpi besar. Keberhasilan Shabila Eka Satria dan Shafira Dwi Satria diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Pesisir Barat dan Provinsi Lampung, untuk terus berjuang menempuh pendidikan setinggi-tingginya demi masa depan yang lebih baik.(***)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *