Tanggamus, Suaraexpose.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam mendukung percepatan pengadaan barang dan jasa sekaligus meningkatkan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) terus menunjukkan hasil positif, Kamis 02/07/2026.
Berdasarkan data realisasi pengadaan Tahun Anggaran 2026, Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus mencatat nilai transaksi pengadaan mencapai Rp6,5 miliar.
Seluruh nilai pengadaan tersebut tercatat sebagai penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN), sehingga menunjukkan keberpihakan pemerintah daerah terhadap penguatan industri nasional dan pemberdayaan pelaku usaha dalam negeri.
Data realisasi pengadaan menunjukkan terdapat 151 paket pengadaan yang dikelola melalui berbagai metode pengadaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 80 paket masih dalam proses pelaksanaan, 59 paket telah memasuki tahap pembayaran di luar sistem, dan 12 paket telah selesai dilaksanakan.
Pengadaan tersebut mencakup berbagai kebutuhan operasional pemerintahan yang bertujuan mendukung kelancaran pelayanan publik, peningkatan kinerja perangkat daerah, serta optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Tanggamus.
Penggunaan produk dalam negeri secara penuh pada paket-paket pengadaan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mendorong peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan penguatan ekonomi nasional.
Selain memberikan manfaat bagi industri lokal, langkah ini juga diharapkan mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus berkomitmen melaksanakan pengadaan barang dan jasa secara transparan, akuntabel, serta sesuai dengan prinsip efisiensi dan efektivitas. Melalui tata kelola pengadaan yang baik, pemerintah daerah berharap dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dengan capaian tersebut, Kabupaten Tanggamus menunjukkan keseriusannya dalam mengimplementasikan kebijakan pengadaan yang berpihak pada produk dalam negeri, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas.(Red)

















