Bandar Lampung – Pemerintah pusat memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan suci Ramadan dengan mekanisme penyesuaian khusus. Kebijakan ini ditegaskan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga asupan gizi peserta didik, meskipun dalam suasana ibadah puasa.
Anggota Komisi V DPRD Lampung, Andika Wibawa, menyampaikan bahwa pelaksanaan program MBG selama Ramadan telah dijelaskan sebelumnya oleh pihak terkait di tingkat nasional. Program tetap dilaksanakan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Kamis, dengan sistem distribusi yang disesuaikan.
“Selama Ramadan, makanan dalam program MBG tidak dikonsumsi di sekolah, tetapi dibawa pulang untuk disantap saat berbuka puasa. Menu yang disiapkan juga berupa makanan kering dan tahan lama, sehingga kualitas dan kelayakannya tetap terjaga,” ujar Andika.
Penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan para siswa tetap mendapatkan asupan gizi yang seimbang tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa.
Selain itu, pengawasan terhadap kualitas menu dan proses distribusi terus dilakukan agar program berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik.
Program MBG sendiri merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah, dengan memastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi secara merata.
Melalui keberlanjutan program ini selama Ramadan, diharapkan tidak terjadi penurunan kualitas asupan gizi siswa.
Pemerintah daerah bersama pihak sekolah dan instansi terkait berkomitmen untuk menjaga transparansi serta akuntabilitas pelaksanaan program di lapangan.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan satuan pendidikan, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan terus menjadi instrumen penting dalam mendukung generasi Lampung yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

















