Suaraexpose.com – Bandar Lampung, 16 Desember 2025 – Setelah bertahan bertahun-tahun sebagai peserta finalis yang selalu hampir menang, Pemerintah Provinsi Lampung akhirnya meraih mahkota peringkat ketiga Nasional Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2025.

Ini menjadi pencapaian bersejarah pertama kalinya sejak ajang ini digelar secara nasional tahun 2011 (sebelumnya bernama Anugerah Pangripta Nusantara/APN dan berubah jadi PPD pada 2018).
Penghargaan diterima langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di acara Knowledge Sharing Praktik Baik Pembangunan di Kantor Kementerian PPN/Bappenas Jakarta, Senin (15/12).
“Ini bukti bahwa kerja keras seluruh perangkat daerah dan partisipasi masyarakat tidak sia-sia. Kita bangun Lampung yang berbasis data, inovatif, dan benar-benar menyentuh rakyat kecil, tegas Gubernur dalam pidatonya.
Apa yang membuat Lampung berbeda kali ini? Jawabannya ada di Program Desaku Maju program unggulan yang dijadikan senjata rahasia dalam penilaian.
Sebagai inovasi Sistem Ekonomi Desa, program ini membangun perekonomian pedesaan dengan mengembangkan potensi lokal mulai dari pertanian, kerajinan tangan, hingga pariwisata desa sehingga uang bumi tetap beredar di daerah dan mengurangi kemiskinan.
Data tidak bohong: dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Lampung terus stabil, sedangkan angka kemiskinan terus menurun.
Semua ini karena perencanaan pembangunan yang tidak hanya di meja tapi juga di lapangan selaras dengan kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
“Sekarang kita tidak cuma ‘hampir menang’ lagi. Kita buktikan bahwa Lampung punya jiwa inovasi yang bisa bersaing di tingkat nasional!” ujar salah satu pejabat Pemerintah Provinsi yang tidak mau disebutkan namanya.(***)

















