BANDAR LAMPUNG – Suaraexpose.com, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menggelar pertemuan strategis dengan jajaran pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Bandar Lampung pada Selasa (5/5/2026).
Audiensi yang berlangsung di ruang kerja wali kota ini menjadi momen penting dalam merumuskan arah kebijakan pengelolaan, pembangunan, dan penataan ulang pasar-pasar tradisional di bawah naungan Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Pertemuan ini dihadiri secara lengkap oleh para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki keterkaitan langsung dengan tata kelola perdagangan dan perekonomian daerah.
Di antaranya adalah Kepala Bapperida, Kepala BKAD, Kepala Dinas Perindustrian, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Perhubungan, Plt. Kepala Dinas Kominfo, Plt. Kasat Pol PP, Kabag Perekonomian, serta Kabag Hukum.
Kehadiran seluruh elemen teknis ini menegaskan keseriusan pemerintah kota dalam menindaklanjuti setiap masukan dan aspirasi yang disampaikan para pedagang.
Dalam pembahasannya, Eva Dwiana menekankan bahwa pasar tradisional bukan sekadar tempat transaksi jual beli, melainkan jantung perekonomian masyarakat menengah ke bawah yang harus dijaga, dibenahi, dan dikembangkan.
Menurutnya, penataan pasar tidak hanya berbicara soal fisik bangunan, tetapi juga menyangkut kenyamanan, kebersihan, ketertiban, dan kemudahan akses bagi pengunjung.
“Keberadaan pasar yang tertata dengan baik akan berdampak langsung pada peningkatan omset pedagang. Jika pasar bersih, rapi, dan aman, masyarakat akan lebih nyaman berbelanja. Ini adalah siklus ekonomi yang harus kita dukung bersama,” ujar Eva Dwiana.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan APPSI adalah kunci utama agar setiap kebijakan yang diambil tidak bertentangan dengan kepentingan para pelaku usaha di dalamnya.
Lebih dalam lagi, pembahasan ini juga menyentuh isu daya saing pasar tradisional di tengah gempuran pusat perbelanjaan modern dan kemajuan perdagangan daring.
Pemerintah kota berkomitmen untuk membantu meningkatkan kualitas layanan pasar agar tetap menjadi pilihan utama warga, sekaligus menjadi ikon ekonomi daerah yang berkarakter.
Momen audiensi ini juga diwarnai dengan kejutan dan apresiasi dari Wali Kota. Sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas ketekunan dalam berusaha, Eva Dwiana memberikan hadiah perjalanan ibadah umrah secara cuma-cuma kepada seorang pedagang.
Penerima penghargaan ini dipilih langsung oleh Ketua DPD APPSI Kota Bandar Lampung, yang dinilai merupakan pedagang lanjut usia paling rajin, berdedikasi tinggi, dan menjadi tulisan punggung ekonomi keluarganya.
Pemberian hadiah ini bukan hanya sebagai bentuk pemberian semata, melainkan pesan moral bahwa pemerintah sangat menghargai perjuangan para pedagang kecil yang menjadi pilar ekonomi kerakyatan.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbentuk kerjasama yang semakin kokoh, Pemerintah Kota Bandar Lampung berjanji akan mempercepat kajian teknis terkait rencana pembangunan dan pembenahan pasar, sementara APPSI diharapkan dapat menjadi mitra strategis yang turut menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan pasar.
Langkah ini menjadi babak baru dalam upaya mewujudkan pasar tradisional yang modern, tertib, bersih, dan berdaya saing tinggi di Kota Bandar Lampung.(***)

















